20th macao logo circle

Berpetualang menjelajah Macao dan nikmati arsitektur, seni, tradisi, makanan dan komunitas di Macao yang mencerminkan integrasi budaya Cina, Barat dan Portugis.

East meets West!

Calcado do Amparo, Pusat Kreativitas Macao yang Tersembunyi

23 Dec, 2019
Calcado do Amparo, Pusat Kreativitas Macao yang Tersembunyi

Menemukan destinasi wisata menawan yang tersembunyi bisa menjadi sebuah pengalaman spesial. Saat di Macao, kamu bisa melakukannya dengan melangkahkan kaki ke Calcado do Amparo. Ini merupakan pusat kreativitas yang sayang untuk dilewatkan.

Calcado do Amparo adalah sebuah jalan kecil yang terbilang sepi. Padahal, areanya tidak jauh dari pusat wisata, Ruins of St. Paul. Cukup bergeser sedikit dari sana, kamu akan menemukannya. 

Untuk mengenalinya juga sangat mudah. Cari saja jalan berundak-undak dengan pegangan besi di sebelahnya. Jika ada grafiti menghiasi, segera susuri karena jalanan itu akan mengantarmu ke Calcado do Amparo.

Saat sudah sampai, sepintas tampilannya seperti gang biasa di Macao. Namun, begitu melangkahkan kaki di sana, suasana berbeda akan diperoleh. Selain lebih tenang, di kiri kanannya berjajar berbagai restoran yang menggoda.

Di sana akan dengan mudah ditemukan berbagai jenis masakan lezat. Banyak restoran yang menyediakan sandwich yang layak dicoba. Ingin merasakan makanan fusion perpaduan Barat dan Timur? Mudah sekali. Ada restoran yang menjadikannya menu utama di sana. 

Bukan itu saja, aneka penjaja minuman segar juga mudah ditemukan. Hal ini menjadikan Calcado do Amparo cocok sekali dijadikan tempat untuk sejenak melepaskan penat sesudah mengeksplorasi Ruins of St. Paul.

Selain berwisata kuliner, pengunjung dapat pula berbelanja aneka produk-produk unik. Di sini banyak tersedia toko yang menjajakan berbagai jenis pakaian, aksesoris, hingga pernak-pernik.

Bukan hal aneh karena Calcado do Amparo populer di kalangan kaum muda Macao. Mereka menyukai ketenangannya sehingga banyak yang menghabiskan waktu di sini. Ini akhirnya mendorong keberadaan toko-toko yang menyediakan produk-produk kreatif di sana.

Kebetulan suasana Calcado do Amparo juga mendukung. Banyak bangunan tua yang masih terjaga dengan baik. Bagi yang suka berfoto, ini layak untuk diabadikan. Begitu pula hanya bagi yang menggemari swafoto. Terdapat sejumlah sudut indah yang pas menjadi latar.

Jika jeli, kamu bisa memilih titik-titik dengan informasi lucu. Di sana banyak petunjuk jalan atau gedung dengan terjemahan yang salah. Gara-garanya, zaman dulu, penerjemahannya masih belum bagus. 

Bukan itu saja yang bisa menghadirkan senyum. Banyak pula ditemui berbagai jenis peraturan kota usang yang mengundang tawa. Hal itu malah sengaja dipertahankan oleh berbagai pihak di Calcado do Amparo sebagai keunikan. Bahkan, akhirnya tidak sedikit toko maupun restoran yang mengambil inspirasi dari aneka tampilan lucu tersebut.

KAWASAN BERSEJARAH

Meski kini menjadi kawasan para hipster Macao berkumpul. Calcado do Amparo sejatinya area lama yang bersejarah. Di sini pernah berdiri salah satu kantor pabean utama Cina yang punya arti strategis.

Jejaknya bisa ditelusuri sejak zaman Dinasti Qing pada 1685. Saat itu, mereka ingin mendirikan kantor-kantor pabean di berbagai pelabuhan demi memperkuat perdagangan dengan luar negeri. Macao dipilih sebagai satu dari empat titik pendirian.

Alhasil, berdirilah kantor pabean di sana yang dikenal sebagai Guan Bo Hang Toi. Dari kantor itulah administrasi barang dan kapal sebelum masuk dan ke luar dari Guangdong ditangani.

Hingga kini bangunannya masih ada. Meski sempat direnovasi sebagai rumah untuk para pedagang setelah Perang Opium pada 1849, sisa-sisa kantor pabean masih terlihat. Cari saja bangunan kota dengan gaya Cina kuno di sana. Itulah gedungnya.

Melihatnya secara langsung akan memperkaya pemahaman tentang sejarah unik Macao. Sebuah nilai plus lain ketika menelusuri Calcado do Amparo yang tenang.