20th macao logo circle

Berpetualang menjelajah Macao dan nikmati arsitektur, seni, tradisi, makanan dan komunitas di Macao yang mencerminkan integrasi budaya Cina, Barat dan Portugis.

East meets West!

Etiket yang Perlu Dipahami Saat Tengah Berada di Macao

23 Dec, 2019
Etiket yang Perlu Dipahami Saat Tengah Berada di Macao

Di mana pun etiket berperilaku wajib dijunjung tinggi. Apalagi ketika tengah berkunjung ke negeri lain seperti Macao. Agar tidak salah menempatkan diri di sana, ada sejumlah etika pergaulan khas yang perlu dipahami supaya bisa membaur dengan baik.

Hal ini selaras dengan peribahasa di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung dalam kebudayaan Indonesia. Sebagai wisatawan, kamu tetap harus mengormati adat istiadat dan tata cara yang berlaku di tempat wisata seperti Macao.

Apa saja itu? Inilah beberapa hal utama di antaranya.

Respons Pujian Dengan Baik

Siapa saja pasti suka dipuji. Apalagi jika disebut orang lain sebagai sosok yang cantik atau tampan. Warga Macao berpikiran seperti itu. Jadi, jangan heran kalau mereka senang memanggil orang lain dengan kata Leng Zai atau Leng Lui yang berarti anak tampan dan anak cantik.

Jangan merasa terganggu kalau dipanggil seperti itu. Mereka hanya ingin menunjukkan respek kepada orang lain, terutama orang asing yang belum dikenal. Untuk meresponsnya, ucapkan terima kasih atau memberi senyum termanis saja sudah cukup.

Ucapkan Terima Kasih Dengan Tepat

Memberi ucapan terima kasih ketika sudah mendapat bantuan sudah menjadi etiket wajib berperilaku yang umum. Di Macao sama saja. Kamu hendaknya berterima kasih saat memperoleh pertolongan di sana.

Sebagai tamu, tidak ada salahnya mengucapkannya dalam bahasa lokal. Tentu saja warga Macao akan lebih menghargai ucapan terima kasihmu. Namun, pilih kata yang tepat untuk mengekspresikannya.

Ucapan terima kasih biasanya dilakukan dengan dua kata mm goi (sai) atau do tze (sai). Namun, ada perbedaan penggunaannya. Mm goi (sai) sering diucapkan dalam suasana informal. Misalnya ketika mendapat pelayanan di restoran. Ucapkan terima kasih kepada pelayan dengan kata tersebut.

Sebaliknya do tze (sai) lebih umum dipakai untuk suasana formal. Contohnya mengucapkan terima kasih kepada pemberi hadiah atau sosok yang memberikan pujian atas hasil kerja yang bagus.

Siap-siap Berbagi Tempat

Sebagai salah satu kawasan terpadat di dunia, Macao tentu begitu ramai. Menyikapi suasana seperti ini, bersiaplah untuk berbagai tempat di mana pun dengan orang lain. Misalnya jangan merasa terganggu ketika harus berdesak-desakan di kendaraan atau fasilitas umum.

Saat di restoran pun jangan kecewa ketika mesti harus berbagi meja dengan pengunjung lain. Bisa jadi itu malah menjadi kesempatan untuk memperoleh teman baru atau mengetahui kultur Macao dari kacamata orang lokal.

Prioritaskan Orang Tua

Orang tua sudah layak untuk selalu dihormati. Di Indonesia, prinsip serupa juga berlaku. Jadi, terapkanlah ketika tengah berada di Macao. Pasalnya di sini cukup banyak orang tua yang beraktivitas sehingga wajib diperhatikan.

Macao merupakan salah satu area dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. Ini membuat banyak orang tua yang masih lincah beraktivitas di sana. Bukan pemandangan aneh melihat mereka di sarana transportasi umum atau berada di taman-taman.

Jadi, siap-siaplah memberi penghormatan dengan memprioritaskan tempat untuk mereka. Misal segeralah berdiri ketika orang tua yang butuh tempat duduk di kendaraan umum. Bukan hanya sebagai bentuk respek, mereka pasti akan menyuruhmu untuk pergi agar memberinya tempat duduk.