20th macao logo circle

Berpetualang menjelajah Macao dan nikmati arsitektur, seni, tradisi, makanan dan komunitas di Macao yang mencerminkan integrasi budaya Cina, Barat dan Portugis.

East meets West!

Jejak-jejak Sejarah Macao di Mandarin’s House

29 Oct, 2019
Jejak-jejak Sejarah Macao di Mandarin’s House

Macao menyimpan pesona kekayaan sejarah yang begitu besar. Banyak tempat yang bisa menjadi buktinya. Salah satunya Mandarin’s House di macao yang merupakan saksi bisu jejak historis Macao.

Terletak di sisi Lardo do Lilau, Mandarins’s House merupakan bekas rumah tokoh reformis sekaligus penulis, Zheng Guanying. Bangunan ini merupakan salah satu kompleks perumahan kuno terbesar di Macao. Areanya seluas 4.000 m2 dengan bangunan memanjang lebih dari 120 meter.

  Keberadaannya sudah ada sejak 1869 ketika proses konstruksi dimulai. Saat itu, ayah Zheng Guanying, Zheng Wenrui, mulai membangunnya. Namun, keluarga Zheng atau zheng family yang akhirnya mengembangkannya menjadi salah satu mansion termewah.

Datang ke sini, wisatawan akan bisa mendapatkan gambaran tentang sejarah Macao. Dimulai dari lokasinya yang persis menghadap ke Inner Harbour. Posisinya memungkinkan untuk mengamati kapal-kapal yang berlalu-lalang serta kesibukan pelabuhannya.

Situasi itu merupakan pemandangan khas Macao pada zaman dulu. Sebelum seperti sekarang, Macao memang pernah menjadi sentra kegiatan maritim. Di sini aktivitas perdagangan maupun perikanan dilakukan dalam skala besar.

Arsitekturnya juga menjadi penanda sejarah lain Macao. Bangunan didominasi oleh gaya arsitektur Cina tradisional. Keberadaan batu bata abu-abu, desain area rumah yang berbentuk bujur sangkar, serta jalur tempat lewat tandu zaman dulu merupakan bukti yang tidak terbantahkan.

Sudut-sudut rumah seperti ini biasa ditemui di kawasan Lingnan, Cina. Suasana oriental khas Guangdong semakin terasa di lantai dua terutama di aula utama. Namun, semakin ditelisik, nuansa Barat juga terlihat. Plafon, pintu, tiang, hingga jendela dan dinding memperoleh sentuhan Eropa yang kental.

Tentu saja itu menghadirkan keunikan tersendiri. Cita rasa bangunan menjadi perpaduan Timur dan Barat yang melebur dalam harmoni. 

Lagi-lagi ini menggambarkan akar Macao. Sebagai pusat maritim, budaya dari berbagai belahan dunia mewarnai. Secara khusus, sentuhan Barat, sangat kuat dalam memberi warna lain di Macao yang kental dengan budaya Cina.

Itulah yang menghadirkan pesona unik di Mandarin’s House bisa membuat jauth cinta. Pengunjung bisa masuk untuk mengeksplorasi kencantikan arsitekturnya. Selain itu, mereka dapat pula mengabadikannya untuk menjadi video ataupun foto-foto yang cantik. 

NYARIS DILUPAKAN

Pada zamannya, Mandarin’s House merupakan salah satu rumah keluarga terbesar di Macao. Di mandarin's house terbesar di macao terdapat 30 kamar untuk menampung para penghuni. Namun, pada era 1950-an hingga 1960-an, keluarga Zheng tidak lagi tinggal di sana. Banyak anggota keluarga yang memilih pergi ke luar negeri dengan beragam alasan.

Hal ini sempat membuat Mandarin’s House berubah fungsi. Rumah ini jadi disewakan kepada umum. Akibatnya, saat itu penghuninya cukup banyak. Pernah diketahui ada sekitar 300 orang yang tinggal di sana.

Pada 1990-an, Mandarin’s House tidak lagi dimiliki oleh keluarga Zheng. Sejak saat itu kondisinya memprihatinkan. Bangunan tidak terawat dan banyak ornamen yang rusak atau hilang. 

Kondisi ini akhirnya mulai berubah sejak Pemerintah Macao menjadi pengelolanya pada 2001. Sejak 2002, proses restorasi dilakukan. Penelitian intensif dan mendalam dijalankan demi memugar ulang Mandarin’s House sesuai aslinya.

Buah dari kerja keras tersebut sekarang terlihat. Mandarin’s House berdiri lagi dengan kokoh, seolah menyatakan diri sebagai salah satu penanda utama Macao. “Pengakuan” khusus akhirnya datang. Pada 2005, Mandarin’s House dimasukkan ke salah satu bangunan di dalam Historic Center of Macau yang dilindungi oleh UNESCO. 

Hal itu tidak berlebihan. Di dalamnya pernah berdiam seorang tokoh besar yang menginspirasi modernitas di Cina. Selain itu, rumah ini menjadi bukti perubahan masa dan kondisi di Macao. Kecantikan arsitekturnya kian menambah alasan untuk memasukkan Mandarin’s House ke daftar area yang wajib dikunjungi di Macao.