20th macao logo circle

Berpetualang menjelajah Macao dan nikmati arsitektur, seni, tradisi, makanan dan komunitas di Macao yang mencerminkan integrasi budaya Cina, Barat dan Portugis.

East meets West!

Kisah Empat Benteng yang Mengelilingi Macao

24 Sep, 2019

Bangunan-bangunan kokoh dengan tembok dari bebatuan bisa ditemukan di puncak-puncak perbukitan di Macao. Terlihat kuno, namun sejarah dan manfaatnya bagi Macao begitu besar. Itulah deretan benteng yang mengelilingi Macao. Macao dikelilingi oleh lautan. Pada masa lalu, posisi yang strategis membuatnya menjadi pusat perdagangan penting. Tidak aneh, ada saja pihak-pihak yang ingin menancapkan kukunya di sana.

Bagi Macao, ini menjadi tantangan tersendiri. Sarana pertahanan diri pun diperlukan. Alhasil, sejumlah benteng pertahanan dibangun. Biasanya benteng didirikan di area bukit yang tinggi. Sampai kini, sisa-sisanya masih ada. Ada empat di antaranya yang sangat bernilai sejarah tinggi. Inilah deretan benteng-benteng tersebut.

Mong Ha Fort

Mong Ha Fort

Berada di Mong Ha Hill, Mong Ha Fort selesai dibangun pada 1866. Ketika itu Portugis membangunnya sebagai upaya pertahanan diri dalam Perang Anglo-Cina meletus pada 1841. Keberadaannya krusial demi menjaga kawasan Macao bagian utara.

Di sana Portugis menempatkan peralatan militer sekaligus membangun barak bagi para tentaranya. Benteng ini pun terus aktif hingga 1960. Sesudahnya, Pemerintah Macao mengubahnya menjadi taman. Pengunjung bisa menikmatinya untuk melihat bunga dan tanaman cantik lain dengan melewati jalan setapak yang dibangun. Keberadaan Kuil Ling Fu menjadi daya tarik lain. Warga lokal biasa datang ke sini untuk mencari ketenangan. Pemandangan bagian utama Macao yang disajikannya memang menghadirkan magi spesial.

Berdiri        : 1866

Alamat    : Rua de Santa Clara

St. Fransisco Barracks

St. Fransisco Barracks

Bekas gedung biara untuk para biarawan Ordo St. Fransiskus yang didirikan pada 1580 ini berubah fungsi menjadi benteng pada 1861. Saat itu, penguasa Macao, José Tomás d’Aquino, memerintahkan untuk mendirikan barak demi kepentingan pertahanan di sana. Namun, baru pada 1866, St. Fransisco Barracks benar-benar berubah fungsi menjadi pangkalan militer. Keberadaannya difungsikan sebagai antisipasi dampak Perang Anglo-Cina yang meletus kala itu. 

Di lokasi ini pernah terdapat kanon yang sanggup menembakkan mesiu seberat 15 kg sejauh 2,4 km. Sebuah peralatan tempur canggih pada masa itu. Benteng ini terus berfungsi sebagai pangkalan militer hingga 1970. Namun, kini kegunaannya berganti menjadi markas Security Forces dan Police Force. Meski begitu, gedung ini selalu mengundang perhatian karena kecantikannya.  Fasad pink dengan garis putih membuat area yang ada di sudut Taipa Grande ini begitu menawan.

Berdiri        : 1861

Alamat    : Rua de Santa Clara

Mount Fortress

Mount Fortress

Sebanyak 32 meriam ditempatkan di setiap sudut yang menghadap ke laut. Selain itu, dinding dari batu granit setinggi 9 meter dengan lebar bagian bawah 3,7 meter dan 2,7 meter di bagian bawah membuat Mount Fortress sulit ditembus. Benteng ini dibangun sejak 1617 hingga 1626. Perannya sangat krusial dalam menghalau serangan Belanda pada 1622. Selain itu, keberadaannya membantu pengamanan Macao setiap waktu. 

Terus berfungsi sebagai pangkalan militer hingga 1965, Mount Fortress kini ditetapkan sebagai salah satu bangunan yang dilindungi dalam Historic Centre of Macao. Di dalamnya kini terdapat Museum Macao yang dibangun sejak 1998. Itu menjadi daya tarik bagi wisatawan, selain kesempatan melihat panorama laut dan Macao dari ketinggian yang menakjubkan.

Berdiri        : 1626

Alamat    : Mount Hill

Guia Fortress

Guia Fortress

Benteng guia ini mulai dibangun sejak 1622 hingga 1638 sebagai langkah pertahanan atas invasi Belanda. Berada di atas bukit, Guia Fortress memberikan keuntungan aerial bagi Macao ketika menghadapi serangan dari laut. Ciri khasnya ialah keberadaan mercu suar yang didirikan pada 1865. 

Kala itu, inilah mercu suar modern pertama berdiri di perairan Cina. Hingga kini bangunannya masih terjaga dengan baik. Menjulang setinggi 91,4 meter, mercu suar ini menjadi daya tarik bagi wisatawan.  Keberadaan Kapel Guia di dalamnya juga menambah pesona Guia Fortress. Desainnya tidak hanya kental dengan sentuhan Barat. Ornamen khas Cina juga diterapkan. 

Tidak heran, bangunan ini dinilai sebagai simbol multikulturalisme di Macao. Untuk mengunjunginya, wisatawan tidak perlu repot. Mereka bisa menaiki cable car untuk menuju Guia Hill.

Berdiri        : 1638

Alamat    : Estrada do Engenheiro Trigo