20th macao logo circle

Berpetualang menjelajah Macao dan nikmati arsitektur, seni, tradisi, makanan dan komunitas di Macao yang mencerminkan integrasi budaya Cina, Barat dan Portugis.

East meets West!

Napas Macao Kuno di Coloane Island

21 Aug, 2019
Napas Macao Kuno di Coloane Island

Denyut nadi Macao selama ini selalu diidentikkan dengan hiburan tanpa henti serta deretan hotel mewah. Padahal, itu hanyalah sekilas wajah Macao modern. Rupa Macao kuno sungguh berbeda dan Anda bisa mendapatinya di Coloane Island.

Terletak di bagian selatan Macao, Coloane Island awalnya merupakan pulau kecil yang terpisah dari daratan utama. Namun, reklamasi membuat pulau itu kini bisa diakses dengan mudah lewat jalan darat.

Datang ke sana, pengunjung bakal merasakan napas yang berbeda dibanding area lain di Macao. Suasana lebih santai. Bangunan-bangunan kuno ada di sana-sini. Selain itu, aroma kampung nelayan langsung terbersit.

Hal tersebut tidak mengherankan. Pada zaman dulu, Coloane Island menjadi sentra maritim di Macao. Para nelayan tinggal di sana. Selain itu, banyak pula galangan kapal untuk membangun kapal tradisional yang disebut jung di kawasan tersebut.

Akan tetapi, kini kondisinya berbeda. Industri galangan kapal jung di sana telah kolaps sejak 1990-an. Meski begitu sisa-sisa areanya masih bisa ditelusuri. Ini menjadi pengalaman menarik tersendiri. Terlebih lagi pemerintah Macao mulai berniat merestorasi kawasan tersebut.

Anda bisa mendatangi Hon Kee Coffee di Estrada de Lai Chi Vun. Inilah bekas dek galangan kapal yang dialihfungsikan menjadi kedai kopi sederhana. Ada juga sisa-sisa dermaga Coloane. Mendatanginya bakal memberi gambaran nyata tentang suasana Macao kuno.

Wisatawan juga dapat mengunjungi beberapa tempat bersejarah yang lain. Di Coloane Island terdapat sejumlah bangunan historis yang layak didatangi, misalnya Gereja St. Francis Xavier serta A-Ma Cultural Village. Di A-Ma Cultural Village terdapat patung Dewi A-Ma yang dipuja para nelayan sebagai pelindungnya. Patung tersebut merupakan salah satu patung Dewi A-Ma yang tertinggi di dunia.

Bukan hanya bangunan bersejarah yang menjadi daya tarik Coloane village. Wisata kuliner dapat pula dilakukan di sini. Wisatawan dapat mendatangi Lord Stow’s Bakery. Inilah toko kue yang memopulerkan kudapan ikonik Macao, macanese egg tart.

Wisatawan dapat juga bersantap di sejumlah restoran dan kafe yang ada di tepi pantai-pantai Coloane Island. Ada beragam resto yang dapat dipilih sembari menikmati suasana pantai yang tenang.

MENIKMATI ALAM YANG TENANG

Coloane Island juga memiliki pesona tersendiri yang cukup unik. Kawasan ini masih menyimpan alam yang tenang sehinggak nikmat untuk jalan jalan. Suasana pedesaan begitu terasa. Hal tersebut bagaikan oasis di tengah ritme hidup Macao yang cepat.

Wisatawan bisa merasakannya dengan mengunjungi sejumlah pantai di sana. Ada Hac Sa Beach yang dapat didatangi untuk bersantai. Pengunjung dapat pula berenang di sana karena ombaknya terbilang tenang.

Seac Pai Van Park bisa menjadi pilihan lain. Inilah area taman terbuka terluas di Macao. Kawasan ini cukup populer bagi warga lokal terutama ketika ingin melakukan kegiatan bersama-sama seperti outing maupun gathering.

Jika ingin kegiatan yang lebih menantang, pengunjung bisa melakukan hiking di sekitar Coloane. Cukup banyak jalur yang dapat dipilih. 

Salah satu yang populer adalah Coloane Hiking Trail yang mengantar pejalan ke puncak Alto de Coloane. Dari situ Anda dapat melihat Laut Cina Selatan yang membentengi Macao. Melakukannya bakal membuat Anda merasakan napas Macao kuno yang eksotis.