20th macao logo circle

Berpetualang menjelajah Macao dan nikmati arsitektur, seni, tradisi, makanan dan komunitas di Macao yang mencerminkan integrasi budaya Cina, Barat dan Portugis.

East meets West!

Pahami Sejarah Macao Sembari Menikmati Taman-tamannya

21 Aug, 2019
Pahami Sejarah Macao Sembari Menikmati Taman-tamannya

 

Macao identik dengan gemerlap pusat hiburan dengan segala kesibukannya. Padahal, ada banyak cara berbeda untuk menikmati Macao. Salah satunya dengan menyusuri deretan taman-tamannya yang bersejarah.

Bangunan-bangunan mewah nan glamor memang banyak menghiasi Macao. Namun ternyata kawasan bernuansa alam seperti taman juga banyak didapati di sana. Tercatat ada 44 taman di Macao. Jumlah itu mencapai 10 persen dari total luas lahan yang ada. Sungguh luar biasa.

Taman-taman tersebut begitu terawat, sehingga layak didatangi. Anda bisa bersantai-santai di sana sembari menikmati keindahannya. Bersamaan dengan itu, Anda mendapatkan nilai plus lain. Sejumlah taman di Macao memiliki nilai historis tinggi. Dengan mengelilinginya, Anda dapat memperoleh tambahan pemahaman sejarah Macao.

Taman apa sajakah itu? Ini beberapa yang direkomendasikan.

Sao Fransisco Garden

Inilah taman tertua di Macao. Pembangunnya ialah para biarawan Katolik Ordo Fransiskan pada abad ke-16. Mulanya taman ini digunakan sebagai basis kegiatan misionaris di Cina. Namun, sejak 1834, Raja Portugal memerintahkan area tersebut untuk diubah menjadi taman seperti sekarang.

Sejak saat itu, area tersebut berubah fungsi menjadi taman publik dan objek wisata. Seiring waktu, Sao Fransisco Garden mengalami berbagai perubahan. Salah satu yang cukup drastis terjadi pada 1920. Ketika itu, Rua de Sta Clara dibangun di tengahnya. Hal tersebut membuat salah satu panggung ikonik yang ada di dalamnya dihancurkan.

Meski begitu, beberapa bangunan cantik tetap dipertahankan. Di sana ada paviliun oktagon dengan ornamen khas Cina yang indah. Lalu ada beberapa bangunan berwarna pink yang menjadi ciri utamanya. Dipadu dengan tanaman yang meneduhkan, Sao Fransisco Garden sangat menarik untuk dipakai menghabiskan waktu.

Camoes Garden

Taman yang menjadi salah satu sentra kegiatan masyarakat Macao. Berada di dekat area pemukiman, banyak orang menghabiskan waktu di sini. Para orang tua sering melakukan tai chi dan anak-anak bermain-main. Pertunjukan seni juga kerap digelar di dalamnya.

Camoes Garden dikenal sbeagai taman historis di macao. Di sinilah tempat tinggal Luís de Camões, penyair terkenal Portugal yang diasingkan ke Macao. Diyakini ia menghasilkan salah satu puisi terkenalnya, Os Lusiada, di dalam groto yang ada di taman.

Keberadaan Camoes Garden sudah sekitar 400 tahun lalu. Selama itu, banyak perubahan yang terjadi. Area taman sempat menjadi rumah para pedagang Portugal. Namun, pada abad ke-18 pernah juga disewakan ke British East India Company, hingga akhirnya dijual ke Kerajaan Portugal pada 1885. Sekarang Camoes Garden menjadi pusat sejumlah memorabilia bersejarah di Macao.

Jardim de Lou Lim Ioc

Inilah satu-satunya taman dengan nuansa Cina yang kental di Macao. Jika tepat pada musimnya, pengunjung akan disuguhi beragam bunga lotus yang tengah mekar. Jembatan-jembatan cantik dan aneka patung eksotis ikut menghiasi. 

Suasana semakin indah di sana berkat keberadaan sejumlah kolam.

Tidak heran, areanya banyak warga lokal untuk menghabiskan waktu di sana. Padahal, Jardim de Lou Lim Ioc mulanya adalah rumah seorang pengusaha kaya bernama Lou Kau. Terinspirasi dengan novel Dream of the Red Chamber, ia mulai membangun Jardim de Lou Lim Ioc pada 1904. Namun, semuanya baru selesai sekitar tahun 1925.

Pada tahun 1974, Jardim de Lou Lim Ioc akhirnya diberikan ke pemerintah Macao yang menjadikannya sebagai taman umum. Sejak saat itu, area ini menjadi ruang publik yang populer.

Flora Garden

Flora Garden merupakan taman bunga bernuansa Eropa yang terletak di area dasar Guia Hill. Sebelumnya tempat ini adalah Flora Palace yang menjadi kediaman Gubernur Portugal, Tomás de Sousa e Rosa. Namun, pada 1930, areanya berubah fungsi menjadi taman publik setelah tidak lagi menjadi rumah tempat tinggal,

Di sini pengunjung bisa menemukan berbagai tempat wisata yang terdapat aneka tanaman yang indah. Flora Garden identik dengan pohon-pohon palem yang menjulang tinggi dan berbagai jenis perdu berbunga. Ketika musim bunga-bunga mekar, Flora Garden akan semakin cantik.

Sekarang wisatawan tidak hanya bisa menikmati keindahan tamannya belaka. Di sinilah keberadaan Cable Car yang berfungsi untuk menaiki Guia Hill dengan mudah. Selain itu, ada pula kebun binatang kecil yang bisa dilihat.