Sepenggal Kisah Jalan-jalan Tertua di Macao

Sepenggal Kisah Jalan-jalan Tertua di Macao Sepenggal Kisah Jalan-jalan Tertua di Macao

Dipublikasikan pada 2020-06-17 17:08:14 Share


Setiap sudut di Macao menjanjikan pengalaman berbeda-beda. Bagi kamu yang menyukai romantisme sejarah masa lalu, sempatkan waktu untuk mengunjungi sejumlah jalan tertua di sana. 

Jalan-jalan tersebut dari dulu sudah ada dan masih bertahan hingga saat ini. Bahkan beberapa sisa-sisa peninggalan masa lampau di sana terus terpelihara. Ada pesona tersendiri jika mau menyempatkan waktu untuk menelusurinya.

Kalau mau melakukannya, berikut ini beberapa rekomendasi jalan-jalan tertua di Macao yang pantas dijelajahi.

 

Rua dos Ervanários

Salah satu jalan yang menjadi pusat perdagangan dan komersial di Macao sejak masa lalu. Di sini terjadi transaksi bisnis antara warga lokal dengan pedagang asal Barat untuk pertama kalinya. Bahkan, menurut Official Gazette, bersama Rua das Estalagens and Rua da Porta de Pedra, jalan ini menginspirasi nama salah satu perhimpunan dagang tertua di Macao, Sam Kai Seong Ip.

Sebagai area perdagangan yang penting, kawasan ini dijaga oleh masyarakatnya. Dalam buku Toponímia de Macau (1997) yang ditulis oleh Father Manuel Teixeira, di Rua dos Ervanarios sempat dipasangi pintu besi dengan tulisan berbahasa Cina, Ou Mun. Ini dilakukan untuk mencegah kriminal masuk ke sana.

Saat ini, kondisi jalan sudah berubah drastis. Namun, area bisnis masih ada. Di sana mudah ditemukan aneka toko yang menjual berbagai produk. Kebanyakan adalah barang antik, aksesoris, dupa, serta perlengkapan doa.

Meski begitu, bukan cuma toko yang ada. Belakangan semakin banyak kafe dan restoran yang hadir di sana. Semua tidak lepas dari perkembangan Rua dos Ervanarios menjadi sentra budaya dan seni. Banyak sekali karya seni jalanan yang ditampilkan di sana. Cobalah untuk menikmatinya sembari berjalan-jalan.

 

Rua de Cinco de Outubro

Jalan yang namanya pernah berubah-ubah. Pada awalnya dikenal sebagai Si Máng Kai. Namun, berubah menjadi Rua Nova de El-Rei sebelum akhirnya dinamai Rua de Cinco de Outubro. Perubahan nama terakhir dilakukan sebagai perayaan perubahan Portugal menjadi republik pada 5 Oktober 1910.

Melihat sejarah Rua de Cinco de Outubro pasti tidak akan ada yang menyangka. Hingga abad ke-18, jalan ini merupakan kawasan pelabuhan yang sibuk. Di sekelilingnya merupakan perairan yang menjadi jalur perdagangan.

Menurut M. V. Basilio, pada 1873, Gubernur Januário de Almeida memerintahkan pembuatan tanggul untuk melindungi area tersebut. Hal tersebut menandakan betapa pentingnya jalan ini bagi Macao.

Sekarang situasi di Rua de Cinco de Outubro sudah berubah drastis. Kawasannya tidak lagi dikelilingi air sehingga tidak bisa menjadi area pelabuhan lagi. Namun, kesibukan di sana tidak pernah hilang. Saat ini di jalan ini malah banyak ditemukan restoran. 

Bukan hanya itu, setiap akhir pekan, ada pasar malam yang digelar di sana. Pengunjung juga bisa mengunjungi plaza di Rua de Cinco de Outubro untuk melihat pertunjukan seni yang kerap ditampilkan.

 

Avenida de Almeida Ribeiro

Pada awalnya, Avenida de Almedia Ribeiro dikenal sebagai San Ma Lou. Ini merupakan salah satu jalan utama di Macao yang terus bertahan hingga kini. Sampai sekarang, jalur ini masih menjadi jalanan arteri di sana yang sibuk.

Jalan ini populer sejak dulu karena menjadi sentra akomodasi di Macao. Banyak ditemukan hotel dan penginapan di sana. Hingga kini sisa-sisanya masih ada. Jika ingin mencari area menginap yang murah, sejumlah hostel tersedia di sini.

Namun, kalau hanya ingin berjalan-jalan, Avenida de Almedia Ribeiro tetap menarik. Banyak toko perhiasan yang bisa ditemukan. Lalu, sebagai bonus, pengunjung bisa menikmati bangunan-bangunan kuno bersejarah yang terawat dengan baik. Sangat cocok untuk membayangkan Macao pada masa lampau.

Kembali