Suasana Romantis di Lilau Square

Suasana Romantis di Lilau Square Suasana Romantis di Lilau Square

Dipublikasikan pada 2020-05-13 14:41:24 Share


Lilau Square wajib dimasukkan ke dalam destinasi wisata di Macao. Romantisme suasananya akan menghadirkan perspektif berbeda tentang Macao. Pas juga sebagai pelepas jenuh dengan ingar-bingar kota di sana.

Saat ini Macao identik dengan hiruk-pikuk suasana kota modern. Pusat-pusat hiburan berkelas dunia berjejeran. Begitu pula halnya dengan hotel-hotel glamor dengan resor-resor elitenya.

Suasana tersebut memang menjadi daya tarik yang utama. Siapa pun akan silau dengan gemerlap cahaya lampu-lampu kota yang membius mata. Cobalah berjalan-jalan di Cotai Strip ketika senja tiba. Niscaya kamu akan merasakannya.

Namun, Macao bukan hanya itu. Bagai dua sisi mata uang, masih ada nuansa lain di sana yang tidak kalah menggoda. Eksotisme suasana Macao kuno juga layak dirasakan. Banyak pengalaman unik dan informasi bersejarah yang bakal diperoleh.

Jika ingin merasakannya secara nyata, datangilah Lilau Square. Terletak di persimpangan Rua do Padre António dan Rua da Barra, Lilau Square merupakan plaza kecil yang cantik. 

Di sana terdapat sejumlah kursi dan taman-taman kecil. Suasananya sejuk karena pepohonan besar menaungi areanya. Satu hal yang paling menarik ialah keberadaan sebuah air mancur kecil. Zaman dulu, itulah mata air penting yang ada di Macao. Publik pernah menggunakannya untuk mencukupi kebutuhan air. 

Namun, seiring waktu, tidak ada lagi air yang muncul dari sana. Macao pun tidak lagi memakainya untuk mengambil air. Meski begitu, mitos spesial mengenai air mancur Lilau Square masih melegenda. Dipercaya bahwa siapa pun yang minum air dari sana pasti akan kembali ke Macao suatu saat nanti. Entah dia akan menikah dengan orang sini ataupun bertempat tinggal di Macao.

Kebenarannya patut dipertanyakan. Namun, itu bukan alasan untuk tidak mendatangi Lilau Square. Duduk di sana bisa menghilangkan kepenatan suasana kota yang sibuk. Kamu akan merasa berada di daerah berbeda. Bagaimana tidak, suasana taman yang teduh dipadu dengan bangunan-bangunan kuno bergaya Art Deco di sekelilingnya akan membuatmu membayangkan wajah Macao yang lain. 

Bayangan akan Macao pada masa lampau memang akan terasa begitu menginjakkan kaki di Lilau Square. Tidak berlebihan, area ini sarat dengan sejarah. Pada awalnya, kawasan ini menjadi distrik pemukiman orang Portugis pertama di Macao. Plaza itu menjadi salah satu penanda.

Sejarah besar itu akhirnya mengantarkan Lilau Square ke dalam daftar Macao World Heritage yang dirilis oleh UNESCO. Secara khusus, sorotan tertuju ke arsitekturnya yang bergaya campuran Mediterania dan Art Deco. Keberadaannya menjadi bukti perpaduan budaya Barat dan Timur yang nyata karena tidak jauh dari sana ada Mandarin’s House yang kental dengan nuansa oriental.

NIKMATI DENGAN JALAN SANTAI

Puas bersantai di Lilau Square, pengalaman lain masih menanti. Cobalah berjalan-jalan di area sekitarnya untuk menemukan destinasi menarik lain. Banyak titik-titik unik yang layak dinikmati.

Kamu bisa mencoba berjalan naik dari sana mengarah ke Avenida De Republica. Tidak lama akan ditemukan persimpangan dengan bangunan khas Eropa yang cantik. Pernah dikenal sebagai Bela Vista Hotel, gedung itu kini menjadi kediaman Konsulat Jenderal Portugal di Macao. Di sana salah satu pemandangan tercantik Macao dapat diperoleh.

Rute lain bisa juga diambil. Susuri jalan menuju Rua do Almirante Sérgio yang akan mengarahkanmu ke A-Ma Temple. Sepanjang jalan, pemandangan cantik bisa diperoleh. Terdapat kawasan yang dikenal sebagai Meia Laranja yang patut dilihat. Menelusurinya akan melengkapi pengalaman di Lilau Square. 

Lakukan pada senja hari. Romantisme Lilau Square akan membuaimu.

Kembali