Yum Cha, Tradisi Berkumpul Sembari Menikmati Teh di Macao

Yum Cha, Tradisi Berkumpul Sembari Menikmati Teh di Macao Yum Cha, Tradisi Berkumpul Sembari Menikmati Teh di Macao

Dipublikasikan pada 2020-05-13 14:45:55 Share


Seperti masyarakat Asia lain, jalinan hubungan masyarakat Macao dengan keluarga, teman, maupun kolega masih begitu erat. Ini pula yang menghadirkan yum cha, tradisi berkumpul sembari meminum teh dan menikmati aneka makanan bersama-sama.

Yum cha diartikan secara harfiah sebagai minum teh. Sama seperti artinya, yum cha memang dilakukan dengan meminum teh bersama-sama. Biasanya kegiatan ini dilakukan beramai-ramai. Pesertanya bisa para keluarga, lingkaran pertemanan, atau malah kolega bisnis. Tidak ada pembatasan khusus, siapa saja dapat melakukannya.

Saat itu mereka semua saling bercengkerama di satu tempat. Waktu yang dipilih paling sering pada pagi hari atau sore hari. Namun, lagi-lagi tidak ada batasan waktu. Kapan pun kalau sempat, orang-orang Macao senang melakukannya.

Mereka biasa datang di tempat favorit. Lokasi yang menawarkannya beragam. Mulai dari restoran pinggir jalan hingga kelas elite yang berada di hotel dan resor glamor biasa menyajikan paket yum cha. Jadi, setiap orang bisa menyesuaikan dengan selera maupun kemampuannya masing-masing.

Sembari berbincang, mereka biasa meminum teh sebagai pelengkap momen kebersamaan. Adapun jenis teh yang diminum juga bervariasi. Restoran kerap menyediakan teh hijau, teh oolong, teh hitam, hingga scented tea. Pilih saja mana yang paling disukai.

Namun, bukan cuma teh yang akan dihidangkan. Yum cha tidak akan lengkap tanpa sejumlah hidangan pendamping. Paling sering aneka jenis dimsum yang akan disajikan. Tapi, variasi makanannya tidak terbatas. 

Pilihan rasa pun tidak dibatasi. Kamu bisa menikmati hidangan yang manis, asin, maupun gurih. Mana saja diperbolehkan agar suasana lebih semarak.

Bagi masyarakat Macao, yum cha sudah menjadi tradisi. Mereka sering melakukannya di hari libur. Bersama-sama keluarga dan kerabat, mereka menikmati pagi atau sore di tempat favoritnya.

Tradisi yum cha tidak lepas dari pengaruh budaya Cina. Jejaknya diketahui sudah ada sejak zaman Kaisar Xianfeng dari Dinasti Qing pada tahun 1850-an. Ketika itu mulai ada tempat khusus untuk meminum teh. Lama kelamaan, kebiasaan minum teh bersama-sama terus mengakar hingga muncul yum cha.

Cobalah melakukannya saat tengah berada di Macao. Pengalaman penuh tradisi akan dirasakan. Bersamaan dengan itu, kamu pun akan bisa merasakan berbagai cita rasa teh dan makanan lezat khas Macao .

 

PILIHAN MAKANAN 

Cukup datang ke salah satu restoran jika ingin mencoba yum cha. Biasanya paket yum cha sudah tersedia. Namun, jika ingin memadupadankannya sendiri, silakan saja. Agar tidak bingung, kamu dapat memilih hidangan yang sering disajikan sebagai pendamping teh.

Biasanya berbagai jenis dumpling seperti siu mai, xiao long bao, atau har gow bisa dipilih. Kamu pun dapat melengkapinya dengan aneka bao (buns) seperti cha shiu bao dan cha siu sou. Agar komplet, beberapa varian rolls seperti spring rolls, cheong fun, atau fu pei guen wajib dipesan.

Nikmatilah bersama dengan teh yang disuka. Kamu bisa bercengkerama dengan orang terdekat sembari menikmati suasana Macao. Namun, jika ingin menjaga tradisi yum cha, cobalah ikuti etiket minum teh.

Sebelum meminumnya, cuci peralatannya dengan air panas yang sudah disediakan. Lalu, isi poci teh sekitar 80% dari kapasitas. Tunggu beberapa menit agar teh meresap. Setelahnya, tuangkan teh ke cangkir. Untuk kesopanan, berikan kepada pihak yang dihormati seperti orang tua.

Rasakanlah suasana kebersamaan nan hangat yang muncul dari secangkir teh. Dipadu dengan hidangan lezat, momen yum cha di Macao akan menjadi pengalaman yang spesial. Ingin mencoba?

 

Kembali